Thursday, September 3, 2026
No menu items!
HomeKesehatanApa saja sih Kandungan Gizi dan Manfaat Ikan Tuna, Yuk Kita Cari...

Apa saja sih Kandungan Gizi dan Manfaat Ikan Tuna, Yuk Kita Cari Tau

Ikan tuna adalah salah satu jenis ikan laut yang sangat populer dan banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Berikut beberapa informasi penting tentang Ikan Tuna:

Apa itu Ikan Tuna?

  • Jenis ikan pelagis yang hidup di lautan dalam dan termasuk dalam keluarga Scombridae.

  • Ikan tuna terkenal karena ukurannya yang besar, kecepatan berenangnya, dan dagingnya yang lezat.

  • Ada beberapa jenis tuna yang terkenal, seperti tuna sirip kuning (yellowfin tuna), tuna albacore, dan tuna sirip biru (bluefin tuna).

Ciri-ciri Ikan Tuna:

  • Tubuhnya berbentuk torpedo yang ramping, cocok untuk berenang cepat.

  • Warna tubuh biasanya biru gelap di bagian atas dan perak di bagian bawah.

  • Bisa tumbuh besar, dengan beberapa spesies mencapai panjang lebih dari 2 meter dan berat ratusan kilogram.

Kandungan Nutrisi Ikan Tuna:

  • Kaya protein berkualitas tinggi.

  • Sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik.

  • Mengandung vitamin B kompleks, vitamin D, selenium, dan mineral penting lainnya.

Manfaat Ikan Tuna:

  • Baik untuk kesehatan jantung.

  • Meningkatkan fungsi otak.

  • Menunjang sistem kekebalan tubuh.

  • Membantu menjaga berat badan sehat.

Berikut adalah kandungan gizi utama dalam ikan tuna per 100 gram (nilai bisa sedikit berbeda tergantung jenis tuna dan cara pengolahan):

  • Kalori: sekitar 130-150 kkal

  • Protein: 23-30 gram (protein tinggi, bagus untuk otot dan perbaikan jaringan)

  • Lemak: 1-5 gram (tergantung jenis tuna, sebagian besar lemak sehat)

  • Asam lemak Omega-3: sekitar 0,2-1 gram (baik untuk jantung dan otak)

  • Karbohidrat: 0 gram (hampir tidak mengandung karbohidrat)

  • Vitamin B12: tinggi (penting untuk sistem saraf dan pembentukan sel darah merah)

  • Vitamin D: cukup signifikan (membantu penyerapan kalsium dan kesehatan tulang)

  • Selenium: tinggi (antioksidan penting untuk melindungi sel tubuh)

  • Potasium: membantu menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot/jantung

Berikut cara mengolah ikan tuna yang benar supaya tetap enak, bergizi, dan aman dikonsumsi:

1. Pemilihan Ikan Tuna Segar

  • Pilih ikan tuna yang berwarna cerah, dagingnya kenyal, dan bau segar tidak amis atau busuk.

  • Pastikan sisiknya masih menempel dan mata ikan jernih.

2. Membersihkan Ikan Tuna

  • Cuci ikan dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan darah.

  • Buang isi perut dan insang jika belum dibersihkan.

3. Memotong Ikan dengan Benar

  • Potong tuna sesuai kebutuhan, misalnya fillet atau potongan dadu.

  • Gunakan pisau tajam agar daging tidak hancur dan bersih potongannya.

4. Metode Memasak yang Tepat

  • Dimasak dengan suhu sedang: Tuna mudah matang dan jangan terlalu lama agar daging tidak keras.

  • Cara memasak: Bisa dipanggang, ditumis, direbus, atau dijadikan sashimi (ikan mentah segar, khusus untuk tuna berkualitas tinggi).

  • Perhatikan kebersihan dan suhu masak: Masak hingga suhu internal mencapai minimal 63°C untuk membunuh bakteri.

5. Menghindari Kontaminasi

  • Gunakan peralatan masak bersih.

  • Pisahkan tempat memotong ikan dengan bahan lain untuk menghindari pencemaran silang.

Cara penyimpanan ikan tuna yang benar penting supaya kesegaran dan kualitasnya tetap terjaga. Berikut ini tips nya:

1. Penyimpanan Segar (di Kulkas)

  • Simpan ikan tuna di suhu 0-4°C (bagian paling dingin di kulkas).

  • Bungkus ikan dengan plastik atau wadah kedap udara supaya tidak terkena udara langsung dan mencegah bau menyebar.

  • Sebaiknya konsumsi ikan segar dalam 1-2 hari setelah pembelian.

2. Penyimpanan Beku (Freezer)

  • Bersihkan ikan tuna, lalu keringkan permukaannya dengan tisu.

  • Bungkus rapat dengan plastik khusus freezer atau alumunium foil, lalu masukkan ke dalam kantong kedap udara (vacuum seal lebih baik).

  • Simpan di freezer dengan suhu -18°C atau lebih rendah.

  • Ikan tuna bisa tahan hingga 2-3 bulan dalam kondisi beku tanpa kehilangan banyak kualitas.

3. Pencairan (Thawing) yang Tepat

  • Jangan mencairkan ikan tuna dengan air hangat atau suhu ruang karena bisa merusak tekstur dan meningkatkan risiko bakteri.

  • Cara terbaik adalah mencairkan di kulkas selama beberapa jam atau semalam.

  • Jika perlu cepat, bisa dicairkan dengan air dingin dalam kemasan tertutup.

4. Hindari Penyimpanan Berulang

  • Jangan membekukan ikan tuna yang sudah dicairkan kembali karena dapat menurunkan kualitas dan keamanan makanan.

Semoga membantu ya sobat semua!!!

Terkait
- Advertisment -

Terpopuler